Disaster Mitigation Training (Training Mitigasi Bencana)
PROPOSAL KEGIATAN
DISASTER MITIGATION TRAINING (DMT)
A. Latar Belakang
Dalam kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir ini Indonesia mengalami bencana secara beruntun, baik bencana alam maupun bencana akibat ulah manusia. Mengingat tingginya frekuensi bencana yang terjadi, sudah saatnya bencana harus dapat ditangani secara lebih professional. Selama ini penanggulangan bencana lebih banyak ditujukan kepada periode saat bencana terjadi berupa bantuan tanggap darurat. Padahal sesungguhnya penanggulangan bencana sudah harus dimulai pada periode pra bencana.
Untuk menghadapi potensi dan kompleksitas bencana di Indonesia perlu adanya upaya peningkatan ketahan komunitas dalam pengurangan resiko bencana yang mengacu pada perangkat legal berupa Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penaggulangan bencana, dengan menggunakan parameter monitoring penerapan Hyogo Framework for Action 2005-2015 (HFA) yang dikembangkan oleh United Nation-International Strategy for Disaster Reduction (UN-ISDR), dirasa perlu upaya pengembangan komunitas dalam upaya pengurangan resiko becana di Indonesia.
Peran serta masyarakat khususnya kalangan masyarakat perguruan tinggi khususnya mahasiswa dalam upaya pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi (Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat). Melalui Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional merupakan Lembaga koordinator dari 1000 Lembaga Dakwah Kampus / Unit Kegiatan Mahasaiswa Islam yang ada di seluruh Indonesia. Berdasarkan Musyawarah Nasional Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional (FSLDKN ke XV) yang dilaksanalan pada tanggal 1-5 Juli 2010 Universitas Pattimura Ambon, dibentuklah suatu badan khusus peduli bencana (FSLDK Peduli Nasional)
Jamaah Nurulhuda Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (JN UKMI UNS Surakarta) sebagai koordinator Nasional.
Dalam upaya peningkatan jumlah relawan yang terdiri dari Lembaga Dakwah Kampus / Unit Kegiatan Mahasaiswa Islam yang ada di seluruh Indonesia,maka perlu dilaksanakan pelatihan kebencanaan. Peserta diberikan materi pengenalan teori dasar ilmu kebencanaan dan Ilmu Evakuasi Korban, dan rasa sosial yang tinggi dan kemauan untuk menberikan pertolongan dengan membentuk suatu kelompok yang peduli dengan penanggulangan bencana, baik dibidang PMI, SAR, TAGANA guna meningkatkan kewaspadaan di masing – masing daerah Lembaga Dakwah Kampus / Unit Kegiatan Mahasaiswa Islam yang ada di seluruh Indonesia. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan dapat tercapai target-target seperti peningkatan kesadaran dan peningkatan kapasitas SDM komunitas pengembang fungsi kesehatan masyarakat pada permasalahan korban bencana pada penanggulangan bencana.
Harga diri sebuah bangsa adalah ketika bangsa itu bisa mandiri dalam segala hal, melalui Disaster Mitigation Training (Training Mitigasi Bencana) dengan tema “Bangkitkan Semangat, Kesadaran Serta Pemahaman yang Utuh Gerakan Mahasiswa Sebagai Bentuk Kepedulian Bersama Terhadap Pengurangan Resiko dan Penanggulangan Bencana ”, diharapkan siap mendukung pelaksanaan kegiatan Pengurangan Resiko bencana (PRB) dan Penanggulangan Bencana (PB) di Indonesia.
B. Tujuan
Tujuan dari diadakannya DMT yaitu:
· Membantu program-program pemerintah dalam Pengurangan Resiko bencana (PRB) dan Penanggulangan Bencana (PB).
· Menyiapkan relawan yang siap untuk menangani masalah bencana dan kemanusiaan.
· Peserta memahami dan berperan dalam PRB dan PB.
· Berpartisipasi aktif dalam dalam upaya PRB dan PB.
C. Hasil Yang Diharapkan
Hasil yang diharapkan dari diadakanya DMT adalah :
· Terbentuknya 1.000 relawan yang siap diterjunkan untuk membantu Masyarakat dan Pemerintah dalam Pengurangan Resiko bencana (PRB) dan Penanggulangan Bencana (PB).
· Bertambahnya Pengetahuan Peserta dalam hal PRB dan PB.
· Berpartisipasi aktif dalam dalam upaya PRB dan PB melalui kegiatan pengabdian masyarakat.
D. Rincian Pelaksanaan Kegiatan
DMT akan dilaksanakan dengan perincian sebagai berikut.
| Kegiatan | Waktu | Tempat |
| Lomba Essay dan Poster Diskusi Panel | 31 Oktober 2011 | SC dan GOR UNS |
| Pemberian Materi Kebencanaan | 1 November 2011 | Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri |
| Simulasi Materi Kebencanaan | 2 November 2011 | Waduk Gajah Mungkur, Wonogiri |
E. Susunan Acara
| | JAM | KEGIATAN |
| HARI I | 10.00 – 10.30 | PEMBUKAAN |
| 10.30 – 12.00 | DISKUSI PANEL | |
| 12.00 – 12.30 | ISHOMA | |
| 12.30 – 17.00 | PRESENTASI ESSAY & POSTER | |
| 17.00 – 19.30 | ISHOMA | |
| 19.30 – 21.00 | FSLDK PEDULI’S TIME | |
| 21.00 | ISTIRAHAT | |
| HARI II | 05.30 – 06.30 06.30 – 08.00 08.00 – 09.30 09.30 – 10.00 10.00 – 11.30 11.30 – 12.30 12.30 – 14.45 14.45 – 15.15 15.15 – 16.30 16.30 – 17.30 17.30 – 19.00 19.00 – 21.00 21.00 | OLAH RAGA MASAK + SARAPAN MATERI I MATERI II MATERI III ISHOMA MATERI IV ISHO PERJALANAN KE BOYOLALI MENDIRIKAN TENDA ISHOMA MATERI V |
| HARI III | 05.30 – 07.00 07.00 – 08.30 08.30 – 12.00 12.00 – 12.30 12.30 – 12.45 12.45 – 13.15 | OLAH RAGA MASAK + SARAPAN SIMULASI ISHOMA PELANTIKAN PENUTUPAN |
0 komentar:

